Sabtu, 29 Juni 2013

Mengamankan data dengan kriptografi

kriptografi

Kriprografi/penyandian termasuk metode pengamanan yang tangguh. Disebut tangguh karena, sekali data tersebut disandikan dengan algoritma sandi yang baik, data tersebut akan tetap aman kendati setiap orang dapat mengaksesnya secara bebas. Dan selama algoritma sandi tersebut tetap terjaga, data yang disandikan akan tetap aman.

Konsep dari kriptografi adalah mengacak data (teks asli) dengan suatu metode tertentu (algoritma sandi) dan setelah menerapkan sebuah kunci rahasia maka akan menjadi kumpulan karakter yang tidak bermakna (teks sandi). Misalnya teks asli: pengalaman adalah guru yang terbaik. Setelah disandikan dengan algoritma sandi xyz dan dengan kunci pqr menjadi teks sandi: V5(tjg$gjbvBGd1297j?òè156a8U8A7£+Y. Proses ini disebut penyandian dan proses sebaliknya disebut membuka sandi.

Dalam prakteknya kriptografi digunakan untuk melindungi kerahasiaan data dan menjamin integritas data.

melindungi kerahasiaan data

Kriptografi biasanya hanya diterapkan pada data-data yang dinilai penting dan sensitif, yang perlu dilindungi dari akses pihak-pihak yang tidak diinginkan dan dari potensi ancaman pencurian oleh pihak-pihak yang memperoleh akses terhadapnya. Secara prinsip, keamanan data yang disandi sangat tergantung dari terjaganya kerahasiaan kunci dan algoritma sandinya.

Dapat dikatakan bahwa kriptografi hanya mengubah masalah keamanan. Yaitu mengubah dari melindungi data rahasia (besar,kompleks dan banyak) menjadi melindungi algoritma sandi dan kunci (satu hal).

menjamin integritas data

Biasanya data-data dilindungi baik kerahasiaannya maupun integritasnya. Tetapi terkadang data tertentu tidak perlu dirahasiakan namun perlu dijaga integritasnya. Kriptografi dapat juga digunakan untuk menjamin integritas data yaitu agar data tidak dimanipulasi oleh pihak-pihak yang tidak diinginkan.

Prinsip umum

Kriptografi tidak menjamin keamanan 100 %, sebab tidak ada pengamanan yang sempurna.

Perkembangan teknologi pengamanan selalu diimbangi dengan teknologi untuk membongkar keamanan yang diterapkan. Selain itu tingkat kesadaran individu yang bersentuhan dengan data-data yang diamankan tersebut, sangat menentukan lambat atau cepatnya sebuah pengamanan terbongkar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar